Rabu, 19 Februari 2014

Jual Coklat Kiloan Jakarta 085710390285 [IM3]

Aterosklerosis adalah penyakit yang ditandai dengan pengendapan lemak atau plak dalam dinding arteri. Jika plaque dalam dinding arteri dibiarkan menumpuk maka akan menghambat aliran darah dan suplai oksigen ke organ-organ tubuh. 


Akibatnya, penyakit-penyakit yang biasanya menjadi efek samping dari aterosklerosis bisa muncul. Apa sajakah itu:
  • Penyakit jantung koroner. Plak yang hanya menempel di pembuluh darah dapat menyebabkan angina, atau nyeri dada. Plak yang pecah dan penggumpalan darah bisa mengakibatkan matinya otot jantung. Kondisi ini disebut dengan serangan jantung
     
  • Cerebrovascular disease Plak yang pecah di pembuluh darah dapat menyebabkan stroke, yang bisa berujung pada kerusakan otak
     
  • Peripheral artery disease adalah penyempitan pembuluh darah di kaki. Plak yang terdapat di pembuluh darah kaki menghambat peredaran darah di daerah ini. Akibatnya, kaki terasa sakit ketika berjalan dan luka di kaki sulit sembuh. Jika sudah parah, amputasi kemungkinan diperlukan.
(sumber: meetdoctor)

Ih..ngeri ya?! 

Nah, bagi Cokelatlovers yang mau mencegah aterosklerosis
  • Mengelola stres dengan baik 
  • Pantau berat badan agar tetap ideal
  • Olahraga rutin 15 menit sehari 
  • Jaga pola makan sehat dan seimbang 
perlu dijalani.

Selain empat hal itu, mengonsumsi cokelat juga perlu untuk membantu menghindari resiko terkena penyakit-penyakit di atas. Ini disebabkan karena coklat mengandung polifenol alami dalam kakao (bahan utama dalam coklat)  yang mampu meningkatkan tingkat HDL, umumnya dikenal sebagai “kolesterol baik”.

Kakao juga banyak mengandung flavonoid, khususnya katekin, epicatechins dan flavonols, yang dikenal menurunkan resiko diabetes, serangan jantung, stroke, kanker, meningkatkan fungsi otak, dan memperlambat efek penuaan, dan tentu saja membantu mencegah aterosklerosis.

Biasanya bahan-bahan diatas terdapat pada jenis “dark chocolate”. Jika Anda hanya menyukai jenis coklat susu atau permen coklat maka Anda tidak akan mendapatkan keuntungan seperti yang disebut atas, karena coklat susu memiliki kandungan kokoa rendah, sehingga flavonoids yang ada didalamnya juga sangat sedikit.

Jika Anda membeli dark chocolate yang berkualitas tinggi, maka kandungan kakao akan tertera pada bagian bungkus coklat dalam bentuk presentase, yang biasanya berkisar antara 35%-100%. Coklat dengan kandungan kakao 100% berarti biji kakao yang terdapat dalam coklat tersebut tanpa campuran apapun.
(sumber: duniafitness)

Ok, sekarang sudah tahu ya Coklatlovers apa itu aterosklerosis dan pencegahannya. Ternyata bukan hanya yummy dan crunchy, makan cokelat juga bikin kita tetap sehat dan cantik dengan kandungan flavonoidnya :)